Pelabuhan Tanjung Tembaga


Tempat pelelangan ikan dan pasar ikan adalah salah satu tempat favorit yang harus dikunjungi di kota Probolinggo. Pelelangan yaitu suatu kegiatan pertemuan antara penjual & pembeli dalam satu tempat. Letaknya di sebelah utara sisi kota Probolinggo, atau biasa disebut Pelabuhan Probolinggo.

Kota Probolinggo memiliki dua pelabuhan. Pelabuhuan yang pertama Pelabuhan Tanjung Tembaga adalah pelabuhan yang bersejarah, karena dahulu pada zaman penjajahan Jepang pelabuhan ini sebagai tempat pendaratan tentara Jepang dan bongkar muat keperluan penjajahan.

Pada perkembangannya Pelabuhan Tanjung Tembaga mengalami perubahan menjadi pelabuhan ikan, bongkar muat kapal-kapal besar, pelabuhan antar pulau serta pelabuhan transit bagi kapal-kapal dari daerah lain.

Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan pusat pasar ikan yang menawarkan pemandangan laut tenang disekitarnya. Tempat pelelangan ikan selalu ramai dikunjungi pengunjung dan pembeli disiang hari, ketika nelayan telah kembali dari memancing. Sekitar jam 1 siang, proses pelelangan dimulai. Ikan-ikan segar dapat anda beli melalui proses penawaran. Anda akan mendapatkan harga ikan yang murah, jika para nelayan membawa hasil tangkapan yang berlimpah. Disisi lain, anda dapat ikut berpartisipasi dalam aktifitas pemancingan disekitar pelabuhan atau menyewa kapal untuk mendapatkan hasil ikan yang lebih banyak. Anda juga dapat menikmati pemandangan laut dan Pulau Gili. Di pesisir, terdapat pasar ikan yang terletak dibelakang tempat pelelangan ikan. Pasar tersebut menjual ikan segar. Anda dapat membeli dengan harga relatif murah dengan menawar terlebih dahulu.

Masyarakat kota Probolinggo sering berwisata ke Pelabuhan Tanjung Tembaga dan Pelelangan Ikan. Juga pemandangan dan suasana yang disajikan cukup bagus. Tarif masuk hanya dikenakan terhadap kendaraan bermotor. Berada di pusat kota Probolinggo, menjadikan Pelabuhan Tanjung tembaga sebagai destinasi favorit bagi masyarakat Probolinggo.

Latest News

Gili Ketapang – Probolinggo, East Java

Gili Ketapang Gili Ketapang is a village and a small island in the Madura Strait, exactly 8 km off the north coast of Probolinggo. Administratively, the island includes the District of Sumberasih, Probolinggo, East Java. Its area is about 68 hectare, and most of the inhabitant are Madura tribe whose live as fisherman. The population of the island is known for relatively affluent. Gili Ketapang is one of natural destinations in Probolinggo. The island is connected to Java island, which can be reach by boat through the Port of Tanjung…


The Humble Tengger People

Tengger People Tenggerese or Tengger People is one of Indonesian tribes that live around Bromo Mountain which located around Pasuruan, Lumajang, Probolinggo and Malang Regency. The Tenggerese are the descendants of the Majapahit Princes. Their population is about 600.000 inhabitants within thirty villages. Tenggerese are being known as obedient Hindu followers. For them, Bromo Mountain is sacred. In once in a year they held ceremony of Kasada or Yadnya Kasada as a thanks giving to the Lord. This ceremony is always held in midnite in full moon time around date…


Enchanting Probolinggo

Probolinggo Probolinggo, the nice town on East Java, which properly surrounded by group of famous mountain on East Java, which are Mount Semeru, Mount Bromo, and Mount Argopuro. The local inhabitant on Probolinggo are various, mostly are Tenggerese, Madurese, Pandalungan and some of Javanese. The culture of Tengger is hold the strong way of living withing the society, Tenggerese are mostly live on Bromo mountain area, they are Hindu and they believe that they were descendant of Majapahit Kingdom. Looking from the way of living and cultural diversity, probolinggo has…



Hotel Deals of the Day
Interesting Links