Kesenian Tradisional Sampang

Seni yang berkembang di Sampang berkembang dengan baik dan di jalankan secara turun menurun, baik seni tradisional atau seni modern.

  1. Seni Tradisional meliputi:
    Seni Drama: Sandur/Sronen
    Vocal: Mocopat/Sammaan
    Tari: Marwas, Topeng Getlak, tari Pecot (cambuk) dan tari Nelayan
    Seni Rupa: Produksi Rajang Pale
  2. Seni modern meliputi:
    Band
    Dangdut music
    Keroncong
    Kolintang
    Sedangkan seni yang berhubungan dengan agama, seperti: Samroh, Qosidah, Selawatan, Hadrah.

Selain kesenian yang disebutkan di atas, ada juga seni tradisional khusus dari Sampang yang masih hidup dan terawat dengan baik oleh masyarakat. Tradisi ini datang dari beberapa upacara adat seperti:

Traditional Ceremony

Upacara Lingkaran hidup meliputi:
- Upacara Tradisional Mantan Todhuk, di Sampang, Robatal, dan Ketapang
- Upacara Pelet Betteng
- Upacara Pa'polo orep
- Budaya Tradisional Kuno
- Tototo yang ditemukan di Sreseh, Sampang dan Kecamatan Ketapang
- Rokat Tase
- Rokat Disah

Data arkeologi yang menggambarkan situasi di masa lalu dapat ditelusuri dari reruntuhan:

  • Reruntuhan Raden Segoro di NEPA Banyuates
  • Reruntuhan Ratu Ebu di Madegan, Sampang
  • Reruntuhan Pangeran Trunojoyo di Pababaran, Sampang
  • Reruntuhan Djoko Tole di Omben

Obyek Wisata