|
BLITAR
Blitar adalah kabupaten terkecil
kedua di Propinsi Jawa Timur. Blitar sangat bernilai
karena merupakan kota kelahiran Presiden Indonesia
yang pertama, Soekarno. Merupakan kota yang tenang
yang mempunyai beberapa kecamatan kecil dan candi
Hindu tua yang Candi Penataran.
Kota Blitar memiliki Sesanti
"KRIDDHO HANGUDI JAYA" (Bekerja Keras
Untuk memncapai kejayaan) dengan Motto "BLITAR
KOTA PATRIA" (Blitar Pembela Tanah Air yang
Tertib Rapi, Indah dan Aman), juga dikenal pula
sebagai Kota Pahlawan, Kota Pelajar, dan Kota
yang Aman Damai Kota yang Aman Damai.
Dalam Upaya membangun iklim yang kondusif sebagai
Kota Patria yang didukung oleh sistem perdagangan
barang dan jasa unggulan, Pemerintah Kota Blitar
memiliki sektor pariwisata aebagai primaduna untuk
mengembangkan ekonomi daerah.
SECARA GEOGRAFIS
Kabupaten Blitar adalah salah satu kabupaten Propinsi
Jawa Timur yang berada antara 112° 14 - 112°
28' Bujur Timur dan 8° 2 -8° 10 Lintang
Selatan, meliputi 1,588,79 km2. Batas-batas kabupaten
Blitar adalah:
Sebelah Utara: Kabupaten Kediri dan Malang
Sebelah Selatan: Samudera Indonesia
Sebelah Timur: Kabupaten Malang
Sebelah Barat: Kabupaten Tulungagung dan Kediri
CUACA
Suhu tertinggi di Blitar adalah 30°
dan suhu terendah 18° c. Rata-rata curah hujannya
per tahun adalah 31.6 - 4000.846 m2.
LUAS WILAYAH
Luas wilayah daratan adalah 32.578 km2.
Daerah ini dipisahkan oleh sungai Brantas yang
mengalir dari arah Timur ke arah Barat.
Sebelah Utara: 848.79 km, daratan subur dengan
lereng yang menurun 0 - 2%. Jenis tanah adalah
regosol, litosol, dan bahan utamanya adalah tanah
volkanik yang terdiri dari pasir lembut dan sedikit
kasar.
Sebelah Selatan: 690 km, jenis tanah adalah litosol,
mediteran dan rezone pada lereng 5 - 40%.
Jenis wilayah lainnya adalah:
- Lahan 30.74%
- Hutan 21.56%
- Pemukiman 16.96%
- Perkebunan 8.48%
- Perairan 0.05%
- Lainnya 0.66%
TOPOGRAFI
Sungai Brantas mengalir dari arah Timur
ke arah Barat, membagi wilayah kabupaten Blitar
menjadi 2 bagian yang terpisah. Di sebelah utara
daerah Blitar merupakan daerah yang sangat subur
dengan lereng 0 - 2%. Komposisi tanah terdiri
dari regosol dan litosol dengan didominasi oleh
jenis pasir yang meliputi 898.79 km2. Luas daerah
Blitar sebelah utara adalah 690 km dan kondisi
lereng topografi tanah adalah 2 - 2 % dengan jenis
tanah meliputi litosol, mediteran dan rezone yang
berbahan utama adalah batu kapur yang kasar yang
berada pada kerendahan sekitar 30 - 60%.
WILAYAH
PEMERINTAHAN
Kabupaten Blitar dibagi menjadi 3 kelurahan, dan
20 kecamatan, yaitu; Kecamatan Bakung, Kecamatan
Binangun, Kecamatan Doko, Kecamatan Garum, Kecamatan
Kademangan, Kecamatan Kanigoro, Kecamatan Kesamben,
Kecamatan Ngeglok, Kecamatan Panggungrejo, Kecamatan
Ponggok, Kecamatan Sanankulon, Kecamatan Selorejo,
Kecamatan Srengat, Kecamatan Sutojayan, Kecamatan
Talun, Kecamatan Udanawu, Kecamatan Wates, Kecamatan
Wlingi, Kecamatan Wonodadi, Kecamatan Wonotirto,
Kecamatan Gandusari, Kecamatan Selopuro.
DEMOGRAFI
Pada sensus tahun 2005 menunjukkan bahwa populasi
di Jawa Timur mengalami peningkatan dari pertengahan
2005 sampai pertengahan 2006.
Jumlah populasi kabupaten Blitar adalah 123.194
jiwa, dengan jumlah penduduk laki-laki 526,390
dan jumlah penduduk wanita adalah 535,257 sementara
jumlah tenaga kerja adalah 462,265.
Kegiatan sosial, kebersihan,
gotong royong di Blitar telah berhasil meraih
“Piala Wahana Tata Nugraha”, sebuah
penghargaan tertinggi dari presiden Republik Indonesia.
Disamping itu, kegiatan lainnya yang telah mendapat
penghargaan Adipura, adalah kebersihan kota dan
kegotong royongan.
|