Makam KH. Moh. Cholil terletak di Desa Martajasah, Bangkalan. Makam tokoh besar di era Wali Songo ini terletak 2 km dari pusat kota dan berdekatan dengan pantai Sambilangan. Makam Kh. Moh. Kuburan Cholil banyak dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah untuk berdoa dan memohon berkat.
KH. Moh. Cholil telah dikenal sebagai Waliullah dan sebagai guru besar di Madura atau bahkan di Indonesia, sebagai pencetus terbentuknya 'Nahdlatul Ulama', melalui dua murid mereka adalah; KH. Hasyim Asyari (alm), kakek dari Presiden Indonesia yang keempat yaitu KH. Abdurahman Wahid, dan Kh. As'ad Syamsul Arifin (alm), pendiri 'Pondok Asem Bagus'.