Wonokromo Dendangkan Surabaya Green and Clean

August 4th, 2008

Marak dan penuh Tawa Road Show Kedua

SURABAYA - Road show Surabaya Green and Clean di Kecamatan Wonokromo kemarin benar-benar semarak. Ratusan peserta memadati lapangan depan SD Budi Dharma, Jalan Pulo Wonokromo. Kemeriahan semakin bertambah ketika kader lingkungan Kelurahan Wonokromo meluncurkan lagu Surabaya Green and Clean.

Sejak pukul 06.00, peserta terlihat memadati tempat acara. Tak hanya datang dari Kelurahan Wonokromo, sebagian dari Kelurahan Ngagel, Kelurahan Darmo, dan Kelurahan Gayungan. Bahkan, ada peserta yang jauh-jauh datang dari Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes. Wawali Arief Affandi juga hadir bersama Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya Hidayat Syah dan Camat Wonokromo Indrayana.

Arief mengatakan, selama ini Wonokromo selalu identik dengan Stasiun Wonokromo, Terminal Joyoboyo, dan Kebun Binatang Surabaya. Tempat-tempat tersebut mewakili kesan kumuh, kriminal, dan bangunan-bangunan tidak teratur di stren kali. “Tapi, dalam beberapa tahun belakangan, Wonokromo justru menjadi pelopor hidup bersih dan hijau,” katanya.

Didampingi fasilitator dan kader lingkungan, Arief beserta rombongan mengunjungi sejumlah RW dan RT di Kelurahan Wonokromo. Selain itu, mereka melihat langsung pengolahan sampah di kampung-kampung.

Di RT 15 RW 7, rombongan dibawa ke sebuah tanah kosong, tempat lima komposter diletakkan. Komposter tersebut merupakan tempat membuat kompos skala rumah tangga. Selain itu, rombongan mengunjungi pameran produk-produk daur ulang di salah satu lapangan kampung. Di tempat itu warga memamerkan berbagai bentuk produk daur ulang. Antara lain, tas dari bungkus sabun isi ulang dan hiasan dinding dari botol bekas. ”Ini prospeknya sangat bagus. Bisa digunakan sebagai UKM (usaha kecil menengah, Red.),” katanya.

Ketika mereka kembali ke lapangan, kemeriahan road show sudah menyambut. Apalagi, lomba yel-yel antar-RW mulai digelar. Peserta menggunakan berbagai macam lagu lawas yang dimodifikasi dengan lirik bertema penghijauan. ”Sampah yang basah jadi kompos. Sampah yang kering jadi kompos,” nyanyi salah satu kelompok dengan nada lagu Tanjung Perak Tepi Laut.

Sambutan paling meriah muncul ketika seluruh peserta lomba yel-yel menyanyikan lagu Surabaya Green and Clean karangan Camat Wonokromo Indrayana. ”Mari semua kita bergotong royong. Ramai-ramai menanam pohon. Di sekitar lingkungan kita. Agar lebih asri dan hijau,” nyanyi mereka bebarengan sambil berjoget. ”Lagu ini karya besar pujangga Indonesia bernama Indrayana,” ujar Djadi Galajapo yang memeriahkan road show sebagai pembawa acara.

Djadi benar-benar mengocok perut seluruh peserta Surabaya Green and Clean. Misalnya, ketika dia memanggil salah seorang peserta yang datang dari Banjar Sugihan, Tandes. Namanya Sarbini Samsul. Ketika di panggung dia dikerjai Djadi. “Siap grak! Hormat grak! Lho, kok gelem ae,” kata Djadi disambut tawa penonton.

Tak cukup sampai di situ. Djadi melanjutkan dengan jurus kedua. Yakni, jurus buka-tutup. “Tangan saya membuka atau menutup,” kata Djadi sambil membuka tangannya yang disembunyikan di balik punggung. “Membuka,” jawab Sarbini yang tetap dalam posisi siap. Djadi lantas menutup telapak tangannya dan menunjukkan kepada Sarbini. “Salah, menutup,” jawab Djadi. Setiap kali Djadi membuat tebakan, Sarbini dibikin salah dalam menjawab buka tutup.

Terakhir Sarbini merasa kesal dan ogah memberikan jawaban. Djadi pun tak kalah akal. Dia mengizinkan Sarbini memberikan dua pilihan sekaligus. “Buka dan tutup,” jawab Sarbini sambil tersenyum. Di luar dugaan, Djadi masih punya jurus untuk membuat membuat Sarbini kecele. “Salah, tanganku nyengkerem,” katanya. Tawa peserta semakin meledak. ”Sudah tua kok masih lucu,” kata Djadi sambil membiarkan Sarbini berlalu membawa bingkisan dari Jawa Pos.

Selain penuh gelak tawa dan kemeriahan, acara kemarin banjir hadiah. Honda menyediakan door prize, sementara Telkom Speedy memberikan layanan nge-net gratis bagi peserta. Selain itu, sesuai janjinya, Supreme Vegetarian memberikan makanan vegetarian gratis bagi seluruh peserta road show. Di akhir acara, kupon Surabaya Green and Clean diundi untuk sepuluh pemenang. Masing-masing mendapat Rp 500 ribu. (aga/fat)

Source: Jawa Pos Online

Entry Filed under: East Java News

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Most Recent Posts