Keabadian Gaya Victoria
July 28th, 2008
KEMEGAHAN gaun masa Victoria seolah tak tergantikan. Hingga kini, kemewahan gaya bangsawan Inggris abad lampau itu terus memberi inspirasi pada gaun-gaun pengantin yang anggun dan megah. Itu dibuktikan Mee Djin, perancang Surabaya, dalam pameran Wedding Open House Unforgettable Moment di Shangri-La kemarin (27/7).
Mee Djin memamerkan empat belas koleksi baju. Terdiri atas, gaun pengantin Victoria klasik, gaun pengantin kontemporer, serta gaun pesta. Karakter khas Victoria tampil kuat pada gaun. Misalnya, motif flora di bagian bawah gaun yang khas ukiran abad ke-19. Lengan baju dibuat puff (menggembung), kerah baju tinggi, serta kerut di bagian dada.
Bagian bawah gaun tentu saja juga menggembung. Namun, Mee Djin membuatnya sedikit berbeda. Dia tidak menggunakan bantuan petticoat (pakaian dalam) untuk efek mengembang. ”Saya lebih bermain ke potongan saja,” jelas lulusan The Haagse School voor Mode en Kleding, Belanda, itu.
Untuk gaun pengantin kontemporer, Mee Djin menampilkan modifikasi Cheongsam. Busana adat Tionghoa tersebut sedikit diubah pakemnya. Tetap menampilkan potongan asimetris pada bagian depan, namun manik kancingnya diganti bebatuan agar tampil lebih glamor.
Pada kreasi gaun pengantin kontemporer yang lain, perempuan 34 tahun itu menyuguhkan permainan detail yang menarik. Salah satunya dengan mengaplikasikan pita pada bagian bawah. Pun motif gaun dibuat dengan memadukan antara motif floral dengan garis. (ign/dos)
Source: Jawa Pos Online
Entry Filed under: East Java News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed