Archive for July 21st, 2008

Atraksi Arak-arakan Jaran Kencak

SURABAYA - Arak-arakan jaran kencak yang biasanya digelar dalam prosesi acara sunatan atau semacamnya kemarin (20/7) meramaikan G-Walk Percussion Festival 2008, di G-Walk Citraland. Arak-arakan diiringi musik perkusi Kelompok Kenong Telo dari Jember. Panggung juga dimeriahkan kelompok perkusi Banyu Geni dari Surabaya.

Arak-arakan jaran kencak terlihat sangat meriah. Bukan hanya dari tampilan dua kuda yang didandani dengan kostum warna-warni, tapi juga tampilan musik perkusinya. Mereka menyajikan musik-musik bernuansa dinamis khas Madura.

Sementara itu, di area panggung, tampil Kelompok Banyu Geni dengan sajian musik karawitan. Kelompok musik asal Taman Budaya Jawa Timur itu menampilkan komposisi Delima.

Begitu kelompok Banyu Geni usai, giliran Kenong Telo beserta arak-arakannya naik ke panggung. Kelompok musik yang beranggotakan 15 personel tersebut mengenakan kostum khas Madura.

Mereka menampilkan 10 komposisi lagu-lagu Madura, seperti Tanduk Majeng, Pajar Lagu, dan Nyelok Aeng. Tidak sekadar bermain musik, mereka juga bernyanyi. Pada beberapa lagu kelompok tersebut menyanyikan liriknya dalam bahasa Suroboyoan yang dipelesetkan. Seperti sepenggal lirik yang berbunyi, ”onok tempe diuleni, adik ipe ojok digerayangi.”

Di tengah-tengah pertunjukan, kelompok tersebut mengundang seorang penonton ke panggung untuk dinaikkan ke punggung kuda sembari berjoget diiringi musik perkusi.

Menurut Heri Lento, panitia G-Walk Festival 2008, kehadiran kelompok perkusi asal Jember tersebut tergolong spesial. ”Selain menyajikan musik perkusi yang kental dengan unsur tradisional, mereka juga menampilkan atraksi tambahan yaitu kuda kencak yang sangat atraktif. Itu nilai plusnya,” jelasnya. (ken/ari)

Source: Jawa Pos Online

Add comment July 21st, 2008

Impikan Wisata Sungai

Kawasan Jemur Ngawinan dikenal sebagai daerah padat. Sungai Kebon Agung di sana pun sering tak terawat. Sebab, pemkot jarang mengeruk sungai tersebut. Padahal, warga sering membuang sampah dan kotoran di saluran yang langsung menuju laut itu.

Namun, Ketua RT 7 RW 2 Jemurwonosari Moch. Zamroji punya cita-cita menarik. Dia ingin menjadikan Sungai Kebon Agung sebagai sarana wisata air. Hal itu dia sampaikan saat mempresentasikan program lingkungan di kantor Kelurahan Jemurwonosari kemarin (20/7). Acara tersebut dipantau langsung Lurah Jemurwonosari Diah Ernawati.

”Dulu, kali itu sering dipakai lomba panjat pinang. Tapi, sungai dibendung dulu di dua sisi, sehingga airnya melimpah dan bisa buat main perahu-perahuan,” ungkapnya.

Tapi, dia menyadari, tidak mudah merealisasikan impian tersebut. Karena itu, saat ini dia memiliki target yang tidak terlalu muluk. ”Saya ingin agar pemahaman warga terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat. Itu dulu yang penting,” tegasnya.

Zamroji juga mengeluhkan minimnya perhatian pemkot terhadap saluran Kebon Agung. ”Pemkot sangat jarang mengeruk. Padahal, timbunan sampah sangat mengganggu warga,” katanya. (oni)

Source: Jawa Pos Online

Add comment July 21st, 2008


Calendar

July 2008
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Posts by Month

Posts by Category