Pameran Lukisan Reuni Alumni Unesa
SURABAYA - Acara temu alumni tidak selalu dilakukan dengan gathering night atau semacamnya. Para alumnus Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) angkatan 1987-2003 mengadakan even pameran lukisan bersama sebagai ajang reuni itu. Pameran tersebut diadakan di Galeri Surabaya, Kompleks Balai Pemuda, 14-19 Juli 2008.
Pameran bertajuk “Lintas Generasi” tersebut menampilkan 21 lukisan berbagai aliran dan tema. “Kami membebaskan teman-teman untuk berkreasi sebebas-bebasnya,” jelas Purnadi, salah seorang pelukis.
Kebebasan berkreasi itu terlihat dari karya masing-masing pelukis. Mulai realis, surealis, hingga abstrak, semua ada. Setiap pelukis saling menyajikan gaya dan tema favorit masing-masing. Ada yang memilih kehidupan sehari-hari. Ada pula yang melontarkan kritik sosial. Lukisan-lukisan tersebut juga dijual dengan harga berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 10 juta.
Untuk media, kebanyakan, pelukis menggunakan cat acrylic dan cat minyak. Namun, ada pula yang menggunakan beberapa media (mix media) seperti pensil atau bolpoin yang dipadu dengan cat minyak.
Salah satu karya yang menggunakan mix media adalah lukisan milik Purnadi. Lukisan berjudul Keberkahan itu menggambarkan tokoh Semar yang tengah menaburkan bunga kamboja. Sosok Semar dilukis menggunakan bolpoin. Sedangkan bunga-bunga yang jatuh berguguran dengan latar warna biru sebagai langit dan warna cokelat untuk tanah menggunakan cat minyak.
Pelukis lainnya, Ahmad Sifin, menggunakan pensil warna dan cat acrylic untuk menggoreskan objek gambar. Ahmad menyajikan sebuah lukisan bergambar seorang wanita yang mengenakan jubah panjang sebagai penutup kepala. Wanita itu sedang membaca Alquran. Lukisan bertajuk Wanita Sebenarnya tersebut seolah menggambarkan sosok wanita ideal menurut si pelukis. (ken/ari)
Source: Jawa Pos Online
Add comment July 15th, 2008