Kreatifitas ala Kampung Mak Nyus

July 11th, 2008

SURABAYA - Warga RT 9 RW 3 Kupang Krajan, Sawahan, memiliki cara unik untuk mengolah sampah. Seminggu sekali, warga kompak membuang sampah kering ke sebuah rumah di Jalan Kupang Krajan Lor II Nomor 17. Rumah itu milik Raden Abdullah Saleh. Dia rela rumahnya yang berukuran 4 x 10 meter tersebut dijadikan tempat sampah kering.

Bermacam sampah masuk ke rumah tersebut. Mulai bungkus pasta gigi, karton boks susu, botol air mineral, dan beberapa jenis sampah kering lainnya. ”Kalau rumah itu sudah mau penuh sampah, barulah ibu-ibu PKK memilah-milahnya,” jelas Muhammad Ikhsan, 62, ketua RT 09 RW 3.

Setelah itu, baru sampah tersebut dibawa ke balai RT untuk diolah menjadi barang kerajinan. ”Biasanya sebulan sekali kami memilah sampah, baru kami buat barang kerajinan,” katanya.

Sampah yang telah dipilah itu pun berubah menjadi barang kerajinan menarik. Di antaranya, rompi, payung, dan keset. Tak cukup hanya itu, bra yang sudah tidak dipakai bisa disulap menjadi tas kecil yang cantik. ”Daripada dibuang, kan sayang. Mending dibuat tas, malah lebih bermanfaat,” ungkap Lilik, salah seorang anggota PKK RT.

Selain sampah, RT 09 RW 3 memiliki sebutan unik, yakni Kampung Mak Nyus. Mak Nyus adalah akronim Masuk Area Kampung Nyaman Udara Segar. Sebutan itu memang tidak berlebihan. Sebab, suasana di kampung tersebut memang nyaman. Di setiap rumah ada pot bunga yang berjajar rapi. Suasana makin terasa apik karena jalan berpaving dicat berwarna-warni. (obi/oni)

Source: Jawa Pos Online

Entry Filed under: East Java News

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

July 2008
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts