Archive for June 20th, 2008

Search for Sharlinie expands to Surabaya

PETALING JAYA: Mohd Nashar Mat Hussin whose daughter Sharlinie disappeared from a playground near their house in Taman Medan here in January has personally expanded the search to Indonesia.

“I had a strong intuition to look for her there. So, with the help of a friend, I left for Surabaya with three friends and stayed there for four days.

“While at Kota Malang, I searched for Sharlinie along the five-foot ways guided by a friend who knew the city well but I did not see any child resembling Sharlinie,” Mohd Nashar, 30, told Bernama yesterday.

Despite that, he was still hoping the public would not stop helping in the search for his five-year-old daughter or at least giving him leads as to her possible whereabouts.

“I will certainly act on any new information but over the past two months, we have not received any,” he said.

Sharlinie’s mother, Suraya Ahmad, 28, said her two other daughters were beginning to accept their sister’s disappearance.

But her gut feeling said Sharlinie was still alive.

“I can only submit to God. Never mind how long it will take as long as my daughter is found.

“The prayer and Yassin recital will continue every Thursday night and we also still see religious experts for advice and guidance,” she said.

Source: http://thestar.com.my/news

Add comment June 20th, 2008

Rambut-Rambut Pemuas Imajinasi

SURABAYA - Kupu-kupu cantik berwarna cokelat kemerahan hinggap di kepala seorang model. Tepi sayap binatang tersebut tampak hijau. Seiring lenggak-lenggok sang model, kupu-kupu besar itu membentangkan sayapnya yang lebar secara anggun.

Kupu-kupu besar itu adalah salah satu bentuk sanggul kreasi rancangan Oktaviani, salah seorang siswa Rever Academy, Jalan Sulawesi 28. Kemarin (19/6), Oktaviani dan sepuluh kawannya beradu kreasi dalam acara wisuda sekolah tata rambut dan rias tersebut.

Adu kreasi itu memang terasa total. Para siswa seolah memuaskan imajinasi masing-masing melalui tata rambut yang elok dan unik. Ada yang bertema kupu-kupu, musim, hingga zodiak. Beberapa siswa mengusung gaya potongan rambut pria. Kawannya yang lain adu gaya lewat kreasi sanggul unik. Semuanya all-out.

Masing-masing siswa wajib mempresentasikan lima model dan kreasi rambut bertema bebas. Mereka juga dituntut berkreasi dengan hair coloring (pewarnaan rambut). Tentu saja, tampilan busana tak boleh ditinggalkan. Meski rumit, para siswa tidak kesulitan menuangkan ide-ide mereka dalam karya-karyanya.

Stefanny Ong, misalnya. Terinspirasi keragaman musim di dunia, Stefanny menciptakan gaya potongan rambut yang mencerminkan ciri khas dan keunikan dari setiap musim. Misalnya, gaya potongan rambut bertema winter. Menggunakan perpaduan warna highlight putih dan silver di semua bagian rambut, Stefanny bermain dengan potongan layer pendek. Dia juga banyak menggunakan tekstur plus styling rambut yang berkesan kaku sesuai dengan suhu musim dingin.

Di antara semua kreasi karya Stefanny, kreasi sanggul paling menarik. Menggunakan tali-tali cokelat muda yang dibentuk melingkar, gadis berambut panjang tersebut menyajikan tampilan sanggul gala dengan perpaduan warna putih dan silver. Tema tata rambut itu dinamai Queen of Ice. ”Saya ingin menampilkan sosok wanita yang anggun, misterius, dan dingin bagaikan es,” jelasnya.

Jika Stefanny memilih berkreasi dengan tema keragaman musim, Hilda Ayu Morita menampilkan kreasi nan simpel ala Korea. Hilda bermain dengan potongan-potongan asimetris dengan panjang rambut berbeda. Dia juga memainkan point cut, potongan-potongan yang menghasilkan ujung-ujung rambut ”tajam”.

Untuk pewarnaan, Hilda banyak menggunakan warna-warna terang. Misalnya, biru aqua marine, merah kecokelatan, dan cokelat oranye. Untuk kreasi sanggul, Hilda menampilkan sanggul ala dayang-dayang Korea yang berbentuk bulat dengan aksen kepangan-kepangan di sekeliling sanggul.

Di antara 11 siswa yang presentasi, dua dinilai berhasil memenuhi kriteria penilaian. Di antaranya, performance, kreativitas, kesesuaian dengan tema, kerapian, dan pewarnaan. Yaitu, Stefanny Ong dan Han Han.

Juri kemarin terdiri atas Anna King, Marina Adia Indra (Rever Academy), dan Audid Rasidi (Shinjuku Salon). ”Stefanny sangat kreatif dan detail. Han Han sangat bagus dalam semua konsep, mulai memilih model hingga penampilan keseluruhan,” ujar Marina Adia Indra yang juga owner sekaligus artistic director Rever Academy. (ken/dos)

Source: Jawa Pos Online

Add comment June 20th, 2008


Calendar

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Posts by Month

Posts by Category