Sosialisasi Budaya Penjaga Tradisi
Berbagai acara kesenian dan budaya khas Jawa Timur ditampilkan di Taman Budaya Jawa Timur (TBJT) kemarin (15/6). Makanan khas, tari, hingga kerajinan tangan disajikan dalam acara yang dibungkus dengan nama Etalase Etnik Surabaya tersebut.
Dibuka penampilan reog Ponorogo Singo Mangku Joyo, acara itu lantas diisi aksi 15 tari dari lima sanggar. Tarian itu sengaja ditampilkan oleh anak-anak dan remaja. ”Untuk melestarikan kesenian tradisional ini, ya salah satunya adalah mengenalkan sejak dini kepada anak-anak dan remaja,” kata Arief Rofiq, penangung jawab acara.
Saat acara berlangsung, sisi kanan dan kiri pendapa TBJT dipenuhi stan yang menjajakan makanan serta kerajinan tangan seperti tas dan sandal. Di sisi kanan pendapa, berjajar makanan yang menggoyang lidah. Ada soto, rujak cingur, dan sate kerang.
Usai istirahat siang, acara dilanjutkan dengan pemilihan Cak dan Ning Cilik. Orang tua yang datang mendampingi putra-putrinya setia menunggu sejak pagi. Sembari menunggu giliran naik ke atas catwalk, para orang tua sibuk mendandani putra-putrinya. ”Ini kali pertama ikut kontes pemilihan, jadi repot karena harus mendandani sendiri,” ungkap Rina saat merapikan kerudung yang dikenakan Citra, putrinya yang duduk di kelas 3 SD.
Kontes dengan jumlah peserta sekitar 30 anak itu memenangkan Dhira Femina S. sebagai Ning Cilik Surabaya. (obi/ayi)
Source: Jawa Pos Online
Add comment June 19th, 2008