Tour de Kampoeng untuk Tambah Ilmu

May 26th, 2008

Mahasiswa UK Petra punya kegiatan menarik Minggu kemarin. Sekitar 50 mahasiswa berkeliling kampung yang memiliki kekhasan tertentu. Mulai kampung jajanan khas, kampung kota lama, hingga kampung anggrek. Tak sekadar jalan-jalan, mereka sekaligus menambah wawasan.

Kali pertama para mahasiswa bertandang ke Jalan Keputran Panjunan. Mereka menyaksikan kampung jajan. Satu kawasan penghuni di kampung itu mempunyai pekerjaan sampingan yang sama, yakni produsen jajan pasar.

Namun, karena lokasinya sempit, mereka tak bisa langsung menyaksikan pembuatan aneka ragam jajanan. “Kami bisa putarkan video,” jelas Penanggung Jawab Tour de Kampoeng UK Petra Monica Ida Uniati kemarin.

Dari kampung jajan, para mahasiswa diajak melawat ke Kampung Bubutan. Di sana mereka menyaksikan kehidupan warga Surabaya asli. Di kampung ini terdapat sisa-sisa Surabaya yang berdiri pada 1365. Nama Bubutan berasal dari kata, butotan yang berarti pintu gerbang.

Tak sekadar berwisata sejarah. Mereka juga mengamati arsitektur bangunan rumah-rumah di kampung lama itu. “Usianya sudah ratusan tahun dan tak banyak berubah. Rumah di kampung itu punya arsitektur khas,” kata Monica.

Untuk mengamati perkembangan arsitektur, para mahasiswa juga menyaksikan Kampung Kungfu di Jalan Kapasan 2. Sebutan itu dilatarbelakangi tinggalnya seorang jagoan kungfu di kampung tersebut.

Monica juga mengajak rombongan menikmati Kampung Anggrek di Jalan Kertajaya IV C. Di tempat itu, bunga anggrek menjadi tanaman wajib. Pemandangan perkampungan itu pun menjadi tampak sangat asri dan artistik.(git/hud)

Source: Jawa Pos Online

Entry Filed under: East Java News

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

May 2008
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts