Dua Singo Beradu di Taman Budaya
April 23rd, 2008
SURABAYA - Pesona budaya Jatim dari Kota Ponorogo dan Bondowoso kemarin (20/4) mampir di Taman Budaya Jatim. Kedua kota tersebut sama-sama membawa singa. Yang satu mengusung pertunjukan singobarong atau yang lebih dikenal dengan reog, satu lagi menampilkan singowulung dari Bondowoso.Kedua singa tersebut beradu dalam gelar sehari seni Ponorogo dan Bondowoso di Pendopo Jayengrono, Taman Budaya Jatim.
Pria berkepala macan atau yang disebut kucingan itu muncul dengan dua bujang ganom. Ketiga penari tersebut menampilkan gerakan-gerakan tari yang atraktif. Berikutnya, tampil tarian para bujang ganom yang ditarikan 5 penari. Yang terakhir, barulah muncul sang dhadhak merak ditemani para penari jatilan dengan kuda lumpingnya. Sang dhadhak merak berkepala hitam tersebut bertarung dengan Klono Sewandono. Pertarungan dimenangkan oleh Klono Sewandono. Pertunjukan Reog Obyokan khas Ponorogo itu pun usai. Penonton segera bertepuk tangan.
Selain pertunjukan asal kota Ponorogo itu, para penonton dari segala usia tersebut juga dihibur dengan penampilan kesenian singowulung asal Bondowoso. Singa yang ditampilkan hampir menyerupai barongsai. Anak-anak pun bersorak singa tersebut mendekati mereka.
Kedua penampilan itu diprakarsai Disparta Kabupaten Ponorogo serta Kantor Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Bondowoso. Penyelenggara acara bertema Etalase Kesenian Etnik Jatim itu adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Jatim. (ken/oni)
Source: Jawa Pos Online
Entry Filed under: East Java News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed