Archive for March 24th, 2008

Telur-Telur Cantik di Hari Kebangkitan

SURABAYA - Kemarin (23/3) umat kristiani merayakan Paskah. Di gereja-gereja diadakan misa dan kebaktian menyambut kebangkitan Kristus tersebut. Beberapa hotel mengadakan pesta anak-anak, terutama yang terkait tradisi Paskah. Yaitu, lomba-lomba tentang telur.

Puluhan anak tampak sibuk menggoreskan cat air warna-warni pada telur Paskah setinggi setengah meter di poolside Hotel Sheraton. Telur raksasa itu pun terlihat berlepotan cat warna-warni. Tak sekadar mewarnai, beberapa anak juga menulis Happy Easter (Selamat Paskah). 

Namanya anak-anak, goresan-goresan warna pada telur Paskah raksasa itu malah meluber ke mana-mana. Beberapa orang tua pun terlihat ikut-ikutan mengecat telur tersebut untuk memperbaiki hasil kreasi putra-putri mereka.

Seperti telur milik Bryan Mackenzie, kombinasi warna biru, merah, dan kuning dihiasi bintang-bintang berwarna merah muda tampak semarak. Tak lupa tulisan Happy Easter berwarna hitam tersemat di bagian tengah telur berdiameter 40 cm tersebut.

Sementara itu, lima puluh anak-anak kemarin berlomba mencari telur di Hotel Shangri-La. Mereka antusias mencari telur yang disembunyikan di teras Jamoo Restaurant. Begitu dikomando, anak-anak itu langsung bergerak cepat mencari. Tak jarang mereka berebut telur. “Aku duluan,” ujar seorang anak. Mereka hanya diberi waktu 30 detik untuk berburu. Ada pula yang menangis lantaran tak dapat telur.

Telur memang identik dengan Paskah. Sejatinya, itu adalah tradisi masyarakat Eropa kuno yang saling menghadiahkan telur saat perayaan musim semi. Dalam perjalanannya, tradisi tersebut sulit pupus lantaran Paskah selalu bersamaan dengan musim semi. Perayaan Paskah terus bersamaan dengan keceriaan dan kegembiraan meninggalkan musim dingin. Karena itu, tradisi saling memberi telur tersebut tak juga hilang. (dee/ken/dos)

Source: Jawa Pos Online

Add comment March 24th, 2008

Teater Sinema ala Teater Alif

Dua benda menyerupai manusia turun. Gending-gending Jawa mengalun mengikuti proses turunnya dua benda itu. Keduanya bukan manusia, melainkan boneka. Di belakang mereka ada seorang laki-laki yang melakukan persembahan. Dia bertelanjang dada, hanya mengenakan sarung bermotif kotak-kotak. Itulah lakon Teater Sinema, karya Teater Alif, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Pentas yang ditampilkan Sabtu (22/3) malam di Gedung Cak Durasim itu memadukan seni panggung dan film. (dee/dos) 

Source: Jawa Pos Online

Add comment March 24th, 2008


Calendar

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Posts by Month

Posts by Category