Sentuhan Polos Japanese Style

March 10th, 2008

SURABAYA - Budaya Jepang dengan segala keunikannya bisa menjadi inspirasi dalam berbusana. Sabtu malam (8/3), peragaan busana ala Jepang digelar di gedung Gita Tamtama Jalan Genteng Kali. Gaun-gaun malam modifikasi Japanese Style rancangan Elizabeth Nyo May Fen ini tampil simple nan glamour, meski tanpa sentuhan kilau ornamen-ornamen payet.

Mengusung tema Le Japon Artistique, Elizabeth yang akrab disapa Afen itu mencoba memadukan kesan glamour gaun malam dengan sentuhan artistik negeri matahari terbit tersebut. Warna-warna gold, krem, dan dark brown mendominasi gaun-gaun malam sepanjang mata kaki yang dipadu dengan kimono-kimono modifikasi. Seperti salah satu gaun panjang berwarna dark brown yang dipadu dengan kimono pendek berwarna keemasan yang didesain menyerupai blazer. Untuk mempermanis tampilan gaun, ujung kimono dibuat miring dilengkapi dengan seutas obi, ikat pinggang lebar yang melekat di bagian pinggang. 

Meski terkesan glamour, gaun-gaun berbahan tafetta dan kain lame ini minim ornamen borci dan payet. Tapi, nuansa polos yang melekat pada tiap gaun ini tetap tampak cantik. “Saya memang ingin berkreasi dengan kain bahan dari pada dengan ornamen payet dan borci yang berkesan berat,” terang Afen. Wanita berambut panjang itu menambahkan bahwa tren busana plain atau polos sudah mulai digemari wanita di berbagai belahan dunia

Tapi bukan berarti tanpa hiasan. Gaun-gaun tersebut dipercantik dengan ornamen -ornamen yang lebih menyerupai sulaman-sulaman halus dan lipatan-lipatan pada bagian ujung atau lengan gaun. Seperti gaun dengan motif loreng misalnya. Pada bagian lengan, lipatan-lipatan besar tampak menimbulkan efek menggelembung. Sedangkan pada bagian upper body hingga pinggul, motif loreng kotak-kotak mendominasi. Gaun berbahan kombinasi tafetta dan kain lame ini semakin menawan dengan bagian bawah gaun yang ditenun Jacquard, berupa sulaman-sulaman halus bernuansa bunga-bunga putih. Selain sulaman, bagian ujung gaun juga dipercantik dengan 20 lipatan.

Nuansa Jepang yang ditampilkan gaun-gaun yang diperagakan enam model ini semakin kental dengan riasan ala wanita Jepang. Yakni, sudut mata yang dibuat naik berbaur dengan warna-warna silver dan gold di bagian mata. Warna merah darah juga ikut mendominasi warna bibir untuk mempertegas kesan glamour.

Tidak hanya itu, di bagian kepala, terpasang hiasan cantik berupa kipas mungil yang dipasang menyamping hingga payung kertas kecil yang dipadu dengan sanggul Jepang. (ken/nw)

Source: Jawa Pos Online

Entry Filed under: East Java News

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Most Recent Posts