Museum Tetap Sepi Pengunjung
SURABAYA - Museum ternyata belum bisa menjadi tempat wisata alternatif yang memikat bagi sebagian besar warga. Jumlah pengunjung beberapa museum di metropolis justru menurun. Salah satunya adalah Museum Kesehatan dr Adhyatma MPH.
Pada 2006, pengunjung museum di Jalan Indrapura itu berjumlah 1.461 orang. Namun, sepanjang 2007, jumlah pengunjung menurun 69 persen. Hingga kemarin (28/1), baru sekitar 46 orang yang berkunjung selama awal tahun ini.
“Kami sudah beberapa kali menyosialisasikan ke sekolah SD, SMP, dan SMA. Namun, tingkat kunjungan di museum itu tetap tidak meningkat signifikan,” ujar Mabaroch, kepala Subbid Jaringan Informasi dan Perpustakaan Puslitbang Yantekkes kemarin.
Museum yang menyimpan koleksi kesehatan tersebut membagi koleksinya menjadi tiga kelompok. Yakni, kelompok ilmu pengetahuan kesehatan, sejarah kesehatan, dan alat-alat kesehatan. Koleksi itu adalah barang-barang kesehatan yang pernah digunakan sejak dunia kedokteran berkembang di Indonesia.
Sebagian koleksinya berhubungan dengan alat kesehatan reproduksi. Misalnya, kursi ibu melahirkan, tempat tidur pasien, hingga alat bantu seks. “Barang tentang perilaku kesehatan juga ada. Celana anti pemerkosaan, misalnya,” jelas Ayok, panggilan akrab Mabarroch.
Sejatinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah mengeluarkan imbauan kunjungan dari museum ke museum. Namun, itu tak mampu mendongkrak peminat museum. Hanya beberapa komunitas yang rutin berkunjung. “Padahal, museum bisa menjadi sumber inspirasi, selain sumber pengetahuan,” katanya. (top/dos)
Source: Jawa Pos Online
Add comment January 29th, 2008