Archive for December, 2007
SURABAYA - Klaim Malaysia atas kesenian reog Ponorogo bisa terjadi karena kurangnya apresiasi masyarakat terhadap kesenian tradisional. Itulah yang dirasakan grup reog Tunggal Budoyo, Pacar Keling, Surabaya. Rendahnya apresiasi masyarakat terhadap seni tradisional membuat mereka sulit bertahan. Bahkan, tak bisa apa-apa ketika kekayaan budaya itu diam-diam diserobot bangsa lain.
Menurut Ketua Paguyuban Tunggal Budoyo Sunaryono, sedikitnya perhatian dan apresiasi masyarakat amat mempengaruhi kelestarian seni budaya asli Ponorogo itu. “Akibatnya, kami terkendala dalam peralatan dan pembinaan. Bahkan, hingga sekarang kami belum punya Gagak Merak yang merupakan inti seni reog,” kata Sunaryono dalam acara launching album campursari Endah Koeswantoro dengan iringan musik reog Ponorogo di markas Tunggal Budoyo, Pacar Keling, kemarin (4/12).
Meskipun sulit bertahan, paguyuban yang beranggotan 32 orang itu tidak patah arang. Lewat album campursari itu diharapkan kesenian reog tetap eksis dan dekat kalangan generasi muda. “Tari reog ditampilkan sebagai latar belakang dalam klip video. Dengan begitu kami berharap generasi muda tertarik melestarikan seni tradisonal,” ujar Endah. Dia menargetkan album tersebut selesai awal tahun depan.
Hasil penjualan album nanti diharapkan dapat menyokong kegiatan Tunggal Budoyo. “Minimal bisa untuk beli Gagak Merak sendiri. Jadi anak-anak muda yang bergabung di sini semakin semangat dalam berlatih,” kata Sunaryono. (uji/ari)
Source: Jawa Pos Online
December 5th, 2007
SURABAYA - Para anak muda di Surabaya kembali diingatkan pada situs-situs bersejarah. Hal ini tampak saat pelajar dari 27 SMA dan 7 SMP se-Surabaya kemarin (2/12) mengikuti lomba jelajah kota dan baris-berbaris di Taman Surya.
Ratusan pelajar itu tampak antusias mengikuti lomba yang diadakan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Cabang Surabaya tersebut. Untuk lomba jelajah kota, para peserta harus mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Surabaya dengan bersepeda angin. Satu tim terdiri atas dua pasangan yang berboncengan. Namun, mereka tak mudah mengunjungi tempat-tempat bersejarah tersebut. Sebab, nama-nama situs bersejarah itu terdapat dalam jawaban kuis di setiap pos yang mereka masuki.
“Lomba ini menguji pengetahuan peserta tentang tempat-tempat bersejarah di Surabaya,” kata Dhimas Panji, ketua panitia.
Menurut dia, terdapat 10 tempat bersejarah yang dijadikan objek dalam lomba tersebut. Di antaranya Monkasel, Tugu Pahlawan, Makam Bung Tomo, dan Tugu Proklamasi.
Sementara itu, peserta lomba baris-berbaris diharuskan memeragakan antara 15 hingga 20 gerakan yang termasuk dalam SK Pangab Tahun 1985. Menurut Muhammad Usman, penasihat panitia, kekompakan, kerapian, dan semangat peserta menjadi kriteria penilaian. Tak ayal, mulai gerakan “hadap kanan-kiri” hingga “jalan di tempat” dilakukan dengan semangat meski di bawah terik matahari.
Lomba yang memperebutkan trofi Ketua PPI Surabaya Suko Puji itu dibuka Wali Kota Bambang D.H. Lomba yang berakhir hingga sore tersebut dimenangi SMAN 1 Surabaya untuk lomba baris-berbaris dan SMA Kemala Bhayangkari I untuk lomba jelajah kota. (uan)
Source: Jawa Pos Online
December 3rd, 2007
Jakarta (ANTARA News) - The East Java branch of the Capital Investment Coordinating Board (BKPM) will stage an East Java Investment Expo on Dec. 5-7 to promote investment opportunities in the province`s 38 districts and municipalities, a spokesman said.
The expo would be a manifestation of the provincial administration`s seriousness in promoting and managing the economic potentials of all districts and municipalities in the province, Sapari Ranuwidjaja, the head of the East Java BKPM, told the press here on Friday.
He added the expo would be held in Surabaya and officially opened by East Java Govenor Imam Utomo.
Among the sectors to be offered to investors were plantations, mining, fisheries and marine resources, tourism, packing industry and construction.
“We will not only offer new projects but also ongoing projects that need fresh investment,” he said. (*)
Source: ANTARA News
December 3rd, 2007
Next Posts