Penggemar Sepeda Turonggo Agustusan
August 15th, 2007
Tulungagung - Ratusan penggemar sepeda unta atau istilahnya sepeda Turonggo memadati areal jalan-jalan protokol di Kabupaten Tulungagung, Selasa (14/8/2007).
Mereka bukan untuk berdemo lantaran semakin langkanya jumlah sepeda tersebut. Melainkan, mereka ingin melestarikan tradisi dan melestarikan warisan leluhur, yakni sepeda Turonggo. Hal tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke- 62.
Peserta langsung diberangkatkan dari halaman Pemkab Tulungagung, dengan disaksikan oleh para pejabat Pemkab Tulungagung. Kostum yang mereka kenakan pun beragam, diantaranya kostum menyerupai pahlawan nasional, kostum kebaya, bahkan kostum petani jaman dulu.
Kepala Kantor Infokom, Kabupaten Tulungagung, Ahmad Pitoyo mengatakan kalau gelar sepeda Turonggo tersebut sengaja dilakukan, tak lain adalah untuk melestarikan tradisi.
Selain itu, dengan bersepeda, maka badan bisa menjadi sehat. “Naik sepeda bisa untuk menjaga kesehatan,” ujar Pitoyo, kepada beritajatim.com.
Di Kabupaten Tulungagung, sepeda Turangga sudah semakin langka. Selain jumlahnya yang sudah semakin berkurang, sepeda tersebut juga tidak diproduksi lagi. Karena semakin langkanya sepeda tersebut, harga yang ditawarkan untuk satu sepeda Turanggan mencapai jutaan rupiah.
“Paling murah Rp 2 juta. Bahkan, ada yang harganya sampai Rp. 5 juta keatas,” ungkap Sahlan, warga Kecamatan Tiyudan yang juga ikut dalam ajang sepeda Turangga tersebut. [aul/gus]
Source: http://www.beritajatim.com/
Entry Filed under: East Java News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed