Jember Potensial Didirikan Pabrik Rokok dan Ban
August 14th, 2007
Jember– Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jember mendesak pemerintah khususnya Pemkab Jember untuk menciptakan lapangan kerja baru.
Di samping itu, juga diharapkan mendukung perkembangan UKM di Jember. Karena jika menunggu perusahaan yang sudah ada peluang kerja atau lowongan yang tersedia masih sangat kecil.
“Besok tanggal 15 Agustus ini kan ada Job Market Fair (JMF), tradisi selama ini peluang usaha dengan pencari kerja tidak seimbang, seharusnya pemerintah ini mempunyai program kegiatan untuk membuka lapangan kerja baru, dengan menstimulasi usaha yang ada menjadi usaha besar sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang banyak,” ujar Ketua Apindo Jember, HM Samidi, Senin (13/8/2007).
Sehingga tidak bergantung pada investor-investor besar yang belum tentu membutuhkan tenaga kerja banyak. Masih banyak peluang yang bias dikembangkan di Jember. Contohnya Jember sebagai produsen karet, kopi, kakao dan tembakau, menurut Samidi, kenapa tidak ada inisiatif untuk menarik investor mendirikan pabrik ban, kopi, coklat dan rokok di Jember.
“Karena di Jember ini termasuk daerah agraris, jadi fokusnya juga harus ke sana, jangan sampai melirik sektor lain yang belum tentu jelas hasilnya. Jika sektor dasarnya sudah matang, maka sektor lain juga dikerjakan,” imbuhnya.
Samidi mencontohkan anggota Apindo yang hanya beranggotakan 45 pengusaha sudah mempekerjakan sekitar 100 ribu tenaga kerja. Jika ditambah dengan pengembangan UKM yang diperhatinkan pemerintah, maka pekerja yang terserap semakin banyak. (bj2)
Source: http://www.beritajatim.com/
Entry Filed under: East Java News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed