Pengunjung Pasir Putih Menurun
January 3rd, 2007
Diperkirakan Akibat Pengaruh Cuaca Buruk
SITUBONDO - Meski dihantui buruknya cuaca, perayaan tahun baru 2007 di Situbondo berlangsung cukup semarak. Malam hingga siang kemarin, puluhan ribuan warga merayakan pesta tahunan ini. Mendung tebal dilangit, tak menghalangi warga mengekspresikan kegembiraan dalam menyambut pergantian tahun ini. Ada pesta kembang api, hiburan musik, hingga suara bunyi terompet menyalak dimana-mana. Ratusan personil keamanan pun diterjunkan mengamankan jalannya perayaan tahun baru ini.
Selain memadati jalan-jalan, lokasi wisata tetap menjadi jujugan utama warga merayakan tahun baru. Di Situbondo, ada wisata Pasir Putih dan Pantai Pathek, yang hingga sore kemarin terlihat ramai diserbu pengunjung. Warga yang datang bukan hanya dari Situbondo saja. Tetapi, tidak sedikit yang berdatangan dari luar Kabupaten, dan bahkan Jawa Timur. Tak ayal, jalan-jalan menuju dua lokasi wisata pantai itu kemarin macet total. Kenyataan tersebut, membuktikan warga tak terpengaruh buruknya cuaca pantai, beberapa hari terakhir.
Di wisata pasir putih misalnya. Pantauan RaBa menyebutkan, kemacetan arus lalu lintas terjadi sejak sekitar 1,5 kilometer menuju lokasi wisata. Kondisi ini disebabkan pengunjung lokasi wisata di Kecamatan Bungatan itu yang sampai meluber ke jalanan. “Macet sih biasa, Mas. Namanya juga tahun baruan. Yang penting kan happy (senang, Red),” celetuk seorang pengendara sepeda motor yang ikut terjebak macet, kemarin.
Di dalam area lokasi wisata papu, pengunjung penuh sesak. Diperkirakan, ada belasan ribu pengunjung yang kemarin tampak menyemut di tepi pantai. Mereka menikmati indahnya panorama alam di lokasi wisata tersebut. Sebagian lagi ada yang memilih bermain dengan ombak pantai. “Sudah dua hari saya bersama keluarga menginap di sini. Sungguh menyenangkan bisa tahun baruan di sini. Ini sudah lama kami rencanakan,” ujar Joko Utomo, pengunjung asal Surabaya, kemarin.
Meski demikian, dari pihak Perusahaan Daerah (Perusda) Pasir Putih sendiri memperkirakan, jumlah pengunjung mengalami penurunan drastis dibanding perayaan tahun baru 2006 lalu. Sepanjang hari kemarin, pengunjung papu diperkirakan mencapai 15 ribu orang. Angka tersebut, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pengunjung tahun baru 2006 lalu. “Kami memperkirakan, jumlah pengunjung tahun baru sekarang separohnya dari jumlah pengunjung tahun lalu. Meski begitu, dari omzet pendapatan tidak kalah dibanding tahun lalu,” kata Direktur Pasir Putih Bambang Heriyanto kepada RaBa, kemarin.
Penurunan jumlah pengunjung itu, papar Bambang, disebabkan sejumlah faktor. Selain buruknya cuaca, karena perayaan tahun baru sekarang juga bersamaan dengan Idhul Adha. Faktor berikutnya, kini warga memiliki wisata alternatif selain Pasir Putih. Salah satunya, adalah Pantai Pathek di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan. “Apalagi, tadi malam bupati bersama muspida menyambut pergantian tahun di sana (Pathek, Red). Saya tidak tahu, tapi itu kebijakan bapak bupati,” ujarnya.
Sementara untuk pengunjung hotel dan motel di Pasir Putih, sejak beberapa hari menjelang tahun baru sudah full booked. Pihak Perusda hanya menyiapkan 10 persen dari penyediaan kamar yang ada, untuk keperluan cadangan. Namun begitu, Bambang sendiri belum bisa memastikan omzet pendapatan yang dicapai selama perayaan tahun baru kemarin. “Sampai sekarang kami masih melakukan rekapitulasi. Baik omzet dari penjualan tiket masuk, maupun dari penyewaan kamar-kamar hotel dan motel,” pungkas Bambang. (gaz)
sumber : www.jawapos.com
Entry Filed under: East Java News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed