Potret Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan
November 29th, 2006
Potensi Alam Bagus, Teknologi Kurang Mendukung
POTENSI alam berupa laut, menjadi berkah bagi masyarakat Kecamatan Klampis, Bangkalan, yang berada di pesisir. Setidaknya, selain ikan, masyarakat nelayan juga bikin usaha produk olahan dari hasil laut.
      ÂÂ
Setidaknya, 11 desa yang berada persis di bibir pantai Kecamatan Klampis saat ini menumpukan hidupnya dari melaut alias sebagai nelayan. Sisanya berada di kawasan pegunungan di sebelah selatan. “11 desa berada di pesisir. 11 desa lainnnya berada di kawasan pegunungan atau daratan,” tutur Camat Klampis Drs Bambang Setiawan.
Walaupun memiliki hasil laut yang cukup besar, namun belum sepenuhnya berhasil diolah secara optimal oleh masyarakat nelayan. Kalaupun ada, hanya beberapa produk olahan yang sudah memiliki nama cukup bagus di pasaran. Seperti terasi udang dan terasi cakalan (tongkol), serta teri yang sudah diekspor.
Belum optimalnya produk olahan hasil laut itu, salah satunya disebabkan minimnya pengembangan dengan teknologi, maupun variasi dalam memproduksi. Selama ini yag digunakan cara-cara produksi yang tradisional.
Berbeda dengan hasil laut, hasil bumi atau pertanian masyarakat Klampis sangat minim, termasuk padi. Penyebab utamanya adalah kurangnya air, kendati kawasannya berada di dekat pantai dan di pegunungan. Untuk mengatasi kondisi ini, pemerintah daerah melalui instansi terkait membuat embung air untuk menampung air hujan, cek dam, dan sebagainya. Untuk penanganan hasil laut pun demikian, dengan pemberian bantuan peralatan dan pembinaan.
Hampir separuh luas Kecamatan Klampis desanya berada di pesisir dengan total kurang lebih 660 perahu nelayan yang ada dari Desa To’ol, Muara, Tolbuk, Buluk Agung, Klampis Barat, Klampis Timur, dan Tenggu Dajah.
Sisanya di daratan dan pegunungan. Susahnya, untuk kawasan pegunungan ini memiliki keterbatasan-keterbatasan, terutama soal air. Padahal, keberadaan air sangat vital untuk pertanian. Potensi pertanian yang adalah besarnya cabe, jagung, kacang, dan mangga.
Kecamatan Klampis berbatasan dengan Kecamata Arosbaya di sebelah barat dan Tanjung Bumi di sebelah timur. Di batas selatan dengan Kecamatan Geger sebelah selatan dan sebelah utara berbatasan dengan laut.
Penduduk Klampis kurang lebih 52 ribu orang dengan 13 ribu KK. Hampir separuhnya, yakni sekitar 6 ribu KK masuk kategori miskin.
sumber : www.jawapos.com
Entry Filed under: East Java News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed