Abrasi Ancam Camplong
November 29th, 2006
SAMPANG-Maraknya penambangan pasir liar, membuat puluhan meter tanggul penangkis ombak atau plengsengan di sepanjang Pantai Camplong ambruk. Bahkan, penambangan pasir ilegal tersebut juga mengancam kelestarian reboisasi pohon bakau serta ekosistem laut yang ada di Desa Sejati, Batu Karang, Dharma Camplong, Tamba’an, Banjar Talelah, dan Desa Taddan Kecamatan Camplong.
      ÂÂ
Seperti yang terlihat di plengsengan Desa Dharma Camplong, kemarin. Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, muspika Camplong bersama Satpol PP Pemkab Sampang terpaksa melakukan sweeping terhadap para penambang dan pengepul pasir di enam desa se Kecamatan Camplong.
Sebelumnya, mereka minta pengusaha dan penambang pasir meneken surat pernyataan tidak melakukan kegiatan penambangan pasir liar lagi.
Pemerhati lingkungan Drs Hernandi Kusumahadi memaparkan, berdasarkan hasil evaluasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (SDM) Pemprov Jatim, penambangan pasir liar yang dilakukan penduduk di sepanjang Pantai Camplong tersebut telah membuat puluhan meter plengsengan di sekitar lokasi rusak parah akibat abrasi.
“Karena itu, agar kerusakan tidak semakin parah dan menjaga kelestarian reboisasi pohon bakau serta ekosistem laut, aktifitas penambangan pasir liar tersebut harus segera dihentikan. Sebaliknya, para penambang pasir dicarikan solusi sebagai pengganti mata pencahariannya,” ujarnya.
Dijelaskan, evaluasi potensi cadangan pasir laut Dinas Energi dan (SDM) Pemprov Jatim juga menegaskan, ada lahan pertambangan pasir yang relatif lebih aman dibanding pasir di sepanjang Pantai Camplong. Kawasan pertambangan pasir yang dimaksud adalah pertambangan pasir laut di Desa Gulbung dan Apa’an Kecamatan Pangarengan.
“Sebab, secara kuantitas maupun kualitas, pasir disana sangat memenuhi syarat sebagai bahan bangunan khususnya untuk bangunan rumah. Karena itu, pasir di daerah tersebut diperbolehkan untuk ditambang dengan cara tradisional oleh Pemprov Jatim,” ungkapnya. (fiq)
sumber : www.jawapos.com
Entry Filed under: East Java News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed